Sering Berbuat Baik Membuat Hidup Lebih Bahagia

 Studi: Rasa Bahagia Muncul Jika Orang Rajin Berbuat Baik

 

Semakin banyak sobat Rfomca.com berbuat baik maka akan semakin bahagia pula sobat, demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh tim dari Universitas Zurich, Swiss. Perbuatan baik yang dimaksudkan oleh penelitian ini adalah bersedekah dan memberi sesuatu pada orang lain.

Metode yang dilakukan oleh penelitian tersebut adalah survei dan pengumpulan data kepada 50 orang partisipan. Mereka masing-masing diberikan uang 25 franc Swiss, selama beberapa bulan.

Dari 50 orang itu, dibagi lagi menjadi dua kelompok yakni kelompok yang harus membagi uang itu kepada orang lain dengan cara langsung atau dalam bentuk hadiah atau makanan.

Kelompok satunya, mereka harus menghabiskan uang itu untuk dirinya sendiri saja. Tak boleh memberi pada orang lain.

Di satu waktu tertentu, kedua kelompok tersebut menjalani scan otak masing-masing. Hasilnya ternyata menunjukkan kondisi yang berbeda-beda.

Kelompok yang rajin bersedekah memiliki bagian otak yang aktif di neuron di otak, temporo-parietal junction (TPJ). Bagian tersebut ikut juga mengaktifkan neurons di ventral striatum atau letak bagian otak dimana muncul rasa bahagia.

”Pada kelompok yang rutin berbuat baik kepada orang lain, neuron-neuron ini begitu aktif,” demikian tulis hasil studi tersebut, dilansir laman The Independent, Selasa (17/7).

Kelompok tersebut pun mengaku lebih bahagia dibanding sebelum menjadi partisipan penelitian, walau tingkat kebahagiaan masing-masing sangat subjektif dan tidak bisa diukur. Mereka juga cenderung lebih mudah berbagi setelah itu.

Catatan lain yang unik adalah ketika Anda berbuat baik maka area otak yang memproses apresiasi, kebahagian, dan rasa empati, menjadi lebih aktif.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *